Cerita Saya : Operasi Geraham Bungsu

Posted: 20 Agustus 2011 in Cerita Saya
Tag:

Apa, Kenapa, Bagaimana

Bagi beberapa orang, istilah geraham bungsu terdengar asing. Bahkan ada yang mengatakan kalau geraham bungsu itu adalah geraham susu (seperti gigi susu yang tumbuh pada usia anak-anak). Sebenarnya, geraham bungsu itu adalah gigi terakhir yang tumbuh, pada usia 18-23 tahun.

Jumlah gigi pada manusia dewasa terdiri atas 8 buah gigi seri, 4 buah gigi taring, dan 20 buah gigi geraham. Jika dibuat gambaran seperti dibawah ini

Susunan Gigi Orang Dewasa

Rahang Atas :       M3-M2-M1-PM2-PM1-C-LI-CI-CI-LI-PM1-PM2-M1-M2-M3

Rahang Bawah  : M3-M2-M1-PM2-PM1-C-LI-CI-CI-LI-PM1-PM2-M1-M2-M3

Keterangan :

CI : Centra Incisor (Gigi seri besar)

LI : Lateral Incisor (Gigi seri kecil)

C : Canine (Gigi taring)

PM1 : Premolar 1 (Geraham kecil depan)

PM2 : Premolar 2 (Geraham kecil belakang)

M1 : Molar 1 (Geraham besar depan)

M2 : Molar 2 (Geraham besar tengah)

M3 : Molar 3 (Geraham besar belakang)

Pada usia beranjak remaja, gigi manusia hanya 28 buah (hanya sampai M2). Sementara Molar 3 tumbuh saat usia menginjak dewasa, karena itu Molar 3 atau Geraham bungsu sering disebut Wisdom Teeth, gigi yang tumbuh diusia dewasa.

Gigi bungsu termasuk dalam kategori struktur vestigial, yaitu struktur yang fungsi awalnya menjadi hilang atau berkurang sejalan dengan evolusi. Salah satu contoh struktur vestigial lainnya adalah tulang ekor pada manusia, kelopak mata ketiga (Pilica Semilunaris), bulu, dan umbai cacing (Appendix).

Pertumbuhan geraham bungsu tidak menjadi masalah jika terdapat ruang yang cukup di rahang untuk tempat tumbuhnya geraham bungsu. Tapi, jika tidak tersedia ruang yang cukup untuk tumbuh gigi pada rahang, maka geraham bungsu akan tumbuh tidak wajar seperti tumbuh horizontal (menyamping) yang akan mendesak geraham disebelahnya sehingga merusak geraham yang didesak itu, jika tumbuh agak kedalam bisa merusak akar geraham disampingnya. Geraham bungsu bisa saja tumbuh vertical ke bawah, ini bisa merusak jaringan gigi dan tulang lunak pada rahang. Pertumbuhan tidak sempurna juga bisa membentuk kista dan tumor pada rahang.

Impaksi Geraham Bungsu

Faktor keturunan menjadi masalah pertumbuhan geraham bungsu. Misalkan saja seorang anak dari ayah yang mempunyai rahang besar dan ukuran gigi besar dan ibu yang mempunyai rahang kecil dan gigi kecil berkemungkinan akan membwa sifat gabungan dari orang tua. Tidak masalah jika si anak mempunya rahang besar dan ukuran gigi kecil sehingga masih memiliki cukup ruang pada rahang untuk tempat tumbuh gigi bungsu. Akan menjadi masalah jika si anak mempunyai rahang kecil dan gigi besar yang akibatnya ruang tempat tumbuhnya geraham bungsu tidak ada – kondisi seperti ini yang saya alami. Ada juga yg mengkaitkan pertumbuhan tidak normal dari gigi bungsu karena pola makan yang lunak sehingga tumbuh kembang rahang tidak terstimulir dengan baik.

Selain keluhan sakit gigi dan peradangan gusi/gigi, masih ada beberapa gejala lain yang timbul dari permasalahan gigi bungsu seperti sakit kepala yang tidak jelas sumbernya, telinga berdengung, sakit leher, bahkan terbentuknya kista pada rongga dalam rahang. Saya sendiri sering mengalami sakit kepala, bahkan terkadang seperti mau pingsan, katanya ini bisa jadi muncul dari efek geraham bungsu yang tumbuh abnormal dan menekan syaraf.

Contoh : Benih Geraham Bungsu Yang Akan Tumbuh Tidak Normal

Benih geraham bungsu mulai muncul di umur 9 tahun dan mahkota gigi selesai terbentuk umur 12-15 tahun. Jadi gigi geraham bungsu sudah dapat dilihat melalui rontgen pada umur 12-15 tahun walaupun gigi tersebut belum tumbuh.

 Dengan demikian pencabutan gigi geraham bungsu yang impaksi dapat dilakukan antara umur 12-18 tahun atau setelah gigi molar / geraham kedua tumbuh. Tentu saja persiapannya dilakukan rontgen foto sebelum dilakukan pencabutan. Pencabutan gigi geraham bungsu pada usia 12-18 tahun dikenal dengan pencabutan preventif dan ini sangat dianjurkan mengingat pada usia tersebut akar gigi masih pendek sehingga memudahkan operasi dan mempercepat waktu penyembuhan dan menghindari terkenanya saraf pada rahang.

 

 

Operasi Geraham Bungsu

Berawal dari ajakan teman, akhirnya saya mulai rutin memeriksakan gigi ke dokter, sejak setahun lalu. Tujuan utama membersihkan karang gigi dan menambal beberapa gigi yang bolong (sebesar lubang jarum) dan mencabut 2 buah geraham yang sudah rusak (gigi molar 1 kiri bawah dan kanan bawah, karena lubangnya sudah sangat besar). Butuh bolak-balik beberapa kali untuk menyelesaikan semua perawatan gigi itu.

Pembersihan karang dan penambalan beberapa gigi yang berlubang sudah selesai, tinggal mencabut 2 geraham molar satu sisi kiri dan kanan bawah. Namun, sebelum geraham molar dicabut, bu dokter menyarankan saya untuk melakukan rontgen rongga mulut (foto paranomic) untuk melihat posisi geraham bungsu. Menurut bu dokter, seharusnya di umur 23 tahun geraham bungsu sudah muncul ke permukaan. Tapi, geraham bungsu saya belum terlihat juga.

Kemudian, saya me-rontgen gigi ke RS. Eka Hospital di Pekanbaru. Dari hasil rontgen terlihat kalau ke-4 geraham bungsu sudah tumbuh, tapi tidak keluar dari lapisan gusi. Geraham bungsu kiri dan kanan bawah, berukuran besar dan tumbuh horizontal menabrak gigi disampingnya. Sementara geraham bungsu kanan atas tumbuh diagonal, juga menabrak geraham disampingnya. Terakhir, geraham bungsu kiri atas tumbuh lurus vertical, tapi tidak muncul ke permukaan. Kesimpulannya, ke-4 geraham bungsu ini harus dicabut. Jika tidak dilakukan maka ke-3 geraham bungsu yang tumbuh horizontal dan diagonal akan merusak gigi disampingnya. Sementara geraham bungsu kiri atas yang tumbuh vertical namun tidak muncul ke permukaan, dapat mengakibatkan kista.

Hasil Foto Paranomic

Foto Rahang Kanan : Geraham bungsu kanan bawah tumbuh horizontal dan menabrak geraham disampingnya, sementara geraham kanan atas tumbuh diagonal dan mulai menabrak akar geraham disampingnya. Kedua geraham tidak muncul ke permukaan gusi

Foto Rahang Kiri : Geraham bungsu kiri bawah tumbuh horizontal dan merusak akar geraham disampingnya, sementara geraham kiri atas tumbuh lurus. Kedua gigi tidak muncul ke permukaan gusi

Sebelum memutuskan untuk mencabut geraham bungsu, saya melakukan riset kecil dari artikel-artikel di internet. Akhirnya saya mengetahui masalah geraham bungsu tumbuh abnormal itu menjadi hal biasa, apalagi bagi orang Indonesia yang mempunyai struktur rahang kecil. Yang terpenting dari riset kecil ini adalah mengetahui kisaran biaya operasi. Ada yang mengatakan operasi kecil (dengan bius local) untuk 1 gigi diklinik dokter gigi yang melayani pencabutan geraham bungsu adalah 4 juta rupiah, kalau 4 gigi berarti 16 juta. Ada juga klinik yang menarifkan 1 juta pergigi, tapi itu di Jakarta, dan dicabutpun harus satu-persatu dengan bius lokal (tidak sekaligus). Bahkan di sebuah RS International, operasi 4 geraham bungsu dengan bius total ditarifkan 40 juta. Di salah satu RS Swasta di Pekanbaru, biaya cabut 4 geraham bungsu adalah 12 juta rupiah. Ya, mendengar biaya yang super duper selangit itu bikin saya ciut. Bisa-bisa rencana operasi terkendala karena biaya yang selangit itu.

Setelah memperoleh info dari teman yang bekerja di Askes, operasi geraham bungsu termasuk yang ditanggung sebagian oleh Askes. Dan baiknya lagi, di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru terdapat dokter gigi spesialis Bedah Mulut yang melayani operasi geraham bungsu. Biaya operasinya pun jauh lebih murah dari yang saya sebutkan diatas.

Akhir Desember, saya ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru untuk kontrol pertama perawatan gigi. Setelah dokter melihat hasil rontgen gigi, dia menyarankan untuk dioperasi. Saya dijadwal akan dioperasi tanggal 2 Februari 2011, karena RSUD Arifin Achmad hanya melakukan operasi setiap rabu dan kamis ditambah banyak pasien yang juga menunggu untuk dioperasi.

Seminggu sebelum operasi, saya rajin bolak balik RSUD untuk kontrol pra-operasi. Mulai dari rontgen thoraks (dada), cek darah, sampai konsultasi anestesi. Karena geraham bungsu yang dicabut 4 buah, ditambah 2 geraham molar satu yang rusak karena berlubang, dan 1 buah molar dua yang akarnya rusak karena ditabrak oleh geraham bungsu yang tumbuh abnormal maka dokter menyarankan saya untuk anestesi total. Walaupun anestesi total, tapi ini termasuk kategori operasi kecil. Katanya, butuh waktu lama untuk mencabut 7 buah geraham. Dan bagi pasien yang ke-4 geraham bungsunya impaksi sebaiknya dicabut semua dan sekaligus agar sakit (bengkak) pasca-operasi cukup dirasakan sekali saja.

Satu malam sebelum operasi, saya sudah mulai menginap di RSUD. Saya sengaja mengambil kamar perawatan VIP (dua kelas diatas standar kamar perawatan untuk PNS golongan II) agar mendapatkan perlakuan perawatan yang lebih baik, mengingat ini di RS Pemerintah. Resikonya, biaya yang nanti akan saya tanggung sedikit lebih besar, karena Askes hanya menanggung biaya maksimal untuk perawatan sesuai golongan pasien.

Besok (2 Februari 2011) saya direncanakan dioperasi jam 9 pagi, karena itu saya harus puasa 12 jam sebelum operasi. Paginya, setelah selesai mandi saya menuju ke ruang operasi. Sebelum masuk ke ruang operasi, saya harus menanggalkan semua pakaian termasuk pakaian dalam dan diganti dengan baju operasi.

Sebelum saya, sudah ada 1 orang pasien yang juga dioperasi karena geraham bungsu. Saya menunggu di depan pintu kamar operasi, mengintip pasien yang hampir selesai dioperasi itu. Banyak darah yang disedot dari rongga mulut, dan si pasien yang setengah sadar mengeluarkan suara seperti kesakitan. Ups, dan saya pun langsung ciut setelah dikasih tontonan gratis itu.

Tiba giliran saya, tepat jam 10 pagi sudah berbaring di meja operasi. Sambil menyuntikkan bius ke tabung infus, si perawat mengajak saya mengobrol. Tidak sampai 1 menit saya sudah tidak sadar. Ya, pencabutan 7 geraham dimulai. Sebenarnya yang terlihat dicabut itu hanya 3 geraham saja, karena geraham bungsu dari awal memang tidak kasat mata dan tidak muncul ke permukaan gusi.

Satu jam kemudian, operasi selesai. Dalam keadaan setengah sadar saya bisa pindah dari meja (tempat tidur) operasi ke tempat tidur pasien. Kata perawatnya, banyak darah yang keluar dari rongga mulut. Dua jam setelah operasi, saya belum merasakan sakit di rongga mulut, mungkin efek bius masih bekerja. Namun pembengkakan di pipi sudah mulai membesar. Dari artikel yang pernah saya baca, pembengkakan ini bisa berlangsung hingga 7 hari tergantung kondisi pasien. Pasien tidak perlu khawatir Karena pembengkakan bukan merupakan gejala infeksi dan pembengkakan ini akan hilang tanpa meninggalkan bekas. Pasien yang menjalani operasi gigi geraham bungsu cukup mendapat antibiotika, analgetik / penahan sakit dan obat anti inflamasi / anti radang. Selama pembengkakan pasien dapat makan (lunak), aktivitas sehari-hari seperti sekolah atau bekerja. Tapi tidak diperkenankan untuk olah raga terlebih dahulu. Setelah satu minggu benang jahitan dapat dibuka dan obat sudah dapat dihentikan. Karena rajin dikompres, saya hanya mengalami pembengkakan selama 4 hari.

Contoh : Gusi Dijahit Setelah Geraham Bungsu Dikeluarkan

Dari sini saya mengetahui bahwa pasien yang baru selesai dioperasi tidak boleh makan dan minum sebelum ia buang angin (kentut). Ini ada hubungannya dengan sisa bius di tubuh, jika tidak, ini bisa berdampak kematian. Jam 4 sore saya baru buang angin, dan mulailah sedikit demi sedikit minum air putih .

Tanggal 4 Februari saya keluar dari RS. Biaya pengobatan sebesar 3 Juta rupiah ditanggung oleh Askes. Sisanya harus saya bayar sendiri. Klaim yang cukup besar dari Askes ini tentulah sangat membantu.

Sebelum benang-benang jahitan dicabut dari bekas geraham tempat gigi tumbuh, saya hanya makan bubur nasi, minum susu dan sereal. Ini bertujuan agar rahang tidak banyak bekerja mengunyah makanan dan menghindari pendarahan pada sisi bekas operasi.  Sebelum benang dicabut, saya juga tidak boleh menggosok gigi, hanya diperbolehkan berkumur-kumur dengan antiseptic yang tidak membuat ngilu rongga mulut, seperti betadine obat kumur.

Tanggal 7 Februari atau lima hari setelah operasi saya kembali masuk kantor, tapi dengan menggunakan masker selama 2 hari karena masih ada sisa luka di rongga bibir dan mulut tidak nyaman karena sudah 7 hari tidak gosok gigi. Tanggal 9 Februari saya kembali ke rumah sakit untuk mencabut benang sisa operasi. Beberapa benang ada yang sudah menempel ke gusi dan bikin nyeri saat dicabut. Seminggu setelah benang dicabut, saya rutin ke dokter gigi untuk memeriksakan kondisi bekas luka operasi agar tidak terjadi infeksi.

Kata dokter gigi langganan saya, meskipun agak terlambat dicabut, saya sudah melakukan sebuah tindakan baik untuk mencegah komplikasi yang lebih buruk dari pertumbuhan abnormal geraham bungsu. Sampai ini, keluhan sakit kepala yang dulu rutin saya rasakan tiap hari tidak pernah saya alami lagi, benar nyatanya itu muncul dari pertumbuhan abnormal geraham bungsu.

Komentar
  1. hello drg. aldi.. :-) usia saia 24 tahun, tapi jumlah gigi saia masih 28.. seharusnya sudah berjumlah 32.. aneh saia rasa. tapi saia tidak merasakan sakit kepala atau sakit apa pun dikepala saia. apakah saia mengalami abnormal graham bungsu juga. atau emang belom dewasa.. mohon pencerahannya pak.. thanks

  2. lulu mengatakan:

    Wah… kl aq dah umur 30, telat… gk ya…

    • Aldi Amdefi mengatakan:

      mbak lulu, coba saja rontgent paranomic (khusus rongga mulut dan gigi), disitu baru terlihat geraham bungsunya ada atau tidak

  3. Lia mengatakan:

    Pak Dokter, Saya baru saja operasi geraham belakang sabtu tgl 15 okt, setelah bius hilang baru terasa sakitnya dan setelah 3 jam pasca operasi saya minum obat dari dokter, setelah itu saya hanya merasakan sakit sedikit, namun pada hari rabu saya merasakan sakit yang luar biasa di sekitar daerah operasi, kemungkinan dari benang jahitnya yg tergesek” di dinding pipi dalam jd mengakibatkan sariawan…yang ingin saya tanyakan apakah normal seperti itu.. dan apakah harus menunggu 1 minggu benang bisa diangkat, apakah bisa lebih cepat dari itu..?
    terimakasih kalau berkenan menjawab :D

    • Aldi Amdefi mengatakan:

      mbak lia, sepertinya saya terlambat buka blog, jadi terlambat membalas pesan anda.
      jadi gimana? masih sakit bekas operasinya?
      dari dokter gigi yg saya kunjungi, menurut dia, walau ada benang yang tersisa dan tertimbun di gusi yg tumbuh, itu tidak masalah, karena dengan sendirinya benang sebagai benda asing akan otomatis d desak keluar oleh tubuh.
      oia, saya bukan dokter gigi, tapi mantan pasien operasi geraham bungsu, sama seperti mbak lia ^_^

      • Lia mengatakan:

        hai mas…ga telat kok..cuma agak lama membalasnya… :P
        Untuk bekas operasinya alhamdulillah tidak sakit, saat ini sudah bisa makan secara normal
        oh iya..saya ada pertanyaan lagi…kalau gigi geraham itu apakah berhubungan dengan otak / kepala ?
        misal, kalau geraham bawah kanan yang sakit maka kepala sebelah kanan bisa sakit juga..?
        Terimakasih sebelumnya….

      • Aldi Amdefi mengatakan:

        bagus deh kalo dah gak sakit lagi. kalo masalah hubungan gigi sama syaraf otak, saya kurang paham, cuma dari beberapa literatur yg saya baca kalo salah satu penyebab sakit kepala adalah dari gigi yang sakit.

  4. Aldi Amdefi mengatakan:

    mas rudy gaga, teman kantor saya ini. ada-ada saja.

  5. Fazri Zaelani mengatakan:

    Thank you infonya..

    Pas banget lagi cari2 info mau cabut gigi bungsu.

    Salam kenal. :D

    • Aldi Amdefi mengatakan:

      salam kenal, terimakasih sudah mengunjungi blog saya

      • fazri zaelani mengatakan:

        Kisaran biaya2 per-gigi nya berapa ya pak aldi? kok cari2 di internet variatif banget ya, ada yg bilang mulai 500rb sampai 2jt. Buat itung2an limit health insurane dari kantor nih. hehe..
        .

      • Aldi Amdefi mengatakan:

        tergantung, ada yg 500 ribu per gigi, sampe 2 juta per gigi.
        kalo mau murah dan aman, baiknya ke RSUD saja, memang agak sedikit repot karena kita harus waiting list jadwal operasi, tapi hasilnya jg gak buruk. Karena pencabutan geraham bungsu termasuk operasi minor ato bedah kecil, jadi tidak perlu dikhawatirkan. Saya kemaren d RSUD pekanbaru.

  6. aji wepe mengatakan:

    MOHON INFORMASI KEPADA SIAPA SAJA , DIMANA BISA PASANG GIGI INPLANT DI PEKANBARU

    • Aldi Amdefi mengatakan:

      ada 1 dokter gigi spesialis prostodontia (spesialis gigi palsu), namanya dokter ella rafni (kalo saya gak salah nama). Dia buka praktek di rumahnya, d sukajadi, dekat jalan ababil, dekat puskesmas sukajadi.

  7. Realove_World mengatakan:

    aku habis operasi kemaren jumat 2 des 2011 dan diambil 4 gigi, dan sekarang masih bolak balik priksa dokter. tapi ni nunggu obat habis dulu ru balik ke dokternya lagi. saya tiap kali makan serasa banyak benang – benang aneh di belakang gigi. mungkin benang habis operasi. takut juga kalo makanan yang dimakan nyangkut di benang – benang itu. Kapan yah bisa makan dengan mengunyah lagi.. nggak hanya nelen… aku lapar… hiks… ku dah pengen maem mie instan tp takut kalo lukanya ngebuka lagi… mbak bisa sembuh total dan bisa makan dan bicara otomatis sikat gigi dengan tenangnya setelah berapa minggu??
    ditunggu balasannya…
    #curhat

    • Aldi Amdefi mengatakan:

      selamat ya, semoga capat sembuh
      saya seminggu hanya makan bubur nasi yg sudah digiling halus, sereal, minum susu.
      cuma seminggu koq, ntar juga dah sembuh
      karena itu, kalo makan harus hati-hati, jangan sampai membuat luka operasi tambah besar.
      btw, saya laki-laki. ^_^

  8. Realove_World mengatakan:

    ku br nyadar yang punya blog laki2 setelah send… mo edit pesan gak th caranya… ^^v pissss
    ni dah seminggu makan bubur kuah sup, bubur kuah soto dll… hahaha.. kemana2 cm dapet kuah..
    Amin. Moga ku cepet bisa makan nasi dengan lahapnya..XD
    ntar mau konsul dokter lg.. setelah kemaren2 konsul karena obatnya bikin alergi…

    salam geraham bungsu…”

  9. Maya Rasita mengatakan:

    ada yang punya usul ga??? sekarang gigi geraham saya lagi sakit banget.. pas liat di kaca ternyata si geraham bungsu mau nongol.. uda setengah muncul.. di biarin aja atau ke dokter gigi yah??

    • Aldi Amdefi mengatakan:

      coba rongent paranomic (rongent rongga mulut), disitu nanti terlihat apakah geraham bungsu tumbuh normal atau tidak, kemudian bisa dikonsultasikan ke dokter gigi untuk penanganan selanjutnya

  10. iguh mulyatmono mengatakan:

    mas aldi saya semalam tgl 10-1212011 diambil gigi bungsu 2 kanan dan kiri juga yg berlobang lainnya di RS Rumani Semarang. Yang bth waktu operasi dari jam 6 selepas maghrib keluar jam 10an. Skrg saya ada diruang perawatan dan telah diberi antibiotik sekali dan dua kali suntikan anti alergi, anti pendarahan dan anti rasa sakit. Yang saya tanyakan 1. Sampai berapa hari saya hrs menjalani inap.. Yang ke 2 adalah kebetulan saya pakai asuransi Inhealt apakah mengcaver semua pembiayaan, dari info kemarin mungkin ada obat yang hrs byr sendiri, yang saya tanyakan pengalaman mas aldi sendiri apa saja yang terbayarkan dan bayar sendiri selama menjalani perawatan sampai selesai.

    • Aldi Amdefi mengatakan:

      Kalau sudah baikan, dan tidak mengalami efek bius selepas operasi, besok sdh boleh balik. Obat dr dokter diminum sampe habis, selepas itu sdh tidak perlu obat lagi. Seminggu kemudian sudah boleh cabut benang operasi. sebaiknya selama seminggu menjelang benang dicabut, makan makanan lunak, seperti bubur nasi dan sereal, jangan gosok gigi krn nanti bisa melukai bekas operasi yg belum menutup sempurna. Kalo mau jaga kebersihan mulut, kumur2 pakai betadine obat kumur, karena lebih nyaman dimulut dan tidak berasa “tajam”. Jangan kumur2 pake lesterine, karena rasa “tajam” nya bikin ngilu dan gak nyaman di mulut. Selepas cabut geraham bungsu, minimal sebulan sekali bisa konsultasi ke dokter gigi ttg perkembangan bekas operasi geraham bungsu.

      Saya wktu itu pake Askes Wajib, krn saya PNS. Saya PNS gol. II tapi mengambil kelas perawatan VIP (2 tingkat diatas kelas yang ditanggung). Jadinya, saya kena 6 juta, 3 juta ditanggung Askes, sisanya ditanggung sendiri. Saya punya asuransi Axa Mandiri, ternyata tidak bisa nge-klaim untuk operasi geraham bungsu. Kalo InHealt tentu nilai yang ditanggung lebih banyak dari Askes Wajib.

      _salam geraham bungsu_

      • iguh mulyatmono mengatakan:

        terima kasih informasinya yang pastinya sangat berguna untuk saya. Dan lebih dan lanjutnya tolong tetap memberi info pada saya dan jangan bosen. Saya bisa online tiap hari lewat tetap cerita saya.

        iguh M

  11. Kadek Rama Sucipta mengatakan:

    Halo kak Aldi , aku kadek umurku 17tahun, aku juga rencananya akan menjalani operasi kecil pencabutan gigi geraham bungsu , awalnya saya cuma mau periksa gigi untuk pemasangan kawat gigi (orthodonti) cuma pas foto , baru terlihat ada 4 gigi geraham ku abnormal , sama kayak kakak aku juga bakal di cabut 4 + 2 gigi di belakang gigi taring untuk orthodonti .yang mau aku tanyain kak ,persiapan untuk operasi apa saja , dan butuh waktu berapa lama untuk masa penyembuhan nya ? thank ya kak

  12. diah mengatakan:

    aduuhh saya juga divonis inpaksi ama dokter gigi, udah berapa kali disuruh operasi tapi gak berani, pernah udah berani tapi gagal lagi karena dokternya gak siap ada urusan waktu itu dan direschedule, sekarang saya mengurungkan niat lagi deh. hiikkss lihat foto yg terakhir keknya makin gak kuat utk melakukan operasi inpaksi itu :(

  13. amrannazdir mengatakan:

    Asalamualaikum, kelihatan seru tuh ngomongin Geraham Bungsu yang mengganggu, oh ya mas Aldi saya mau tanya, apakah masalah gigi geraham bungsu bisa di alami oleh semua orang?atau khusus, di tunggu ya mas Jawabannya.

    Terima Kasih

  14. diya mengatakan:

    Terima kasih infonya,sangat membantu skali!tp tetep ªϑjα ni,gªk berani nyabutin gigi impaksi!kata dokter gigiq jg hrs sgra dioperasi,tp brhubung gªk pnya askes,malah jd takut ma biaya operasinya :(

  15. William Yaputra mengatakan:

    Waduh thanks bgt nih infonya, tapi gigi geraham bungsu saya baru muncul 1 di bagian kanan atas.
    Apa saya harus menunggu semuanya ato harus langsung mencabutnya?
    Adakah kasus dimana geraham bungsu tidak perlu dicabut (dibiarkan tumbuh)?

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s